Apa Efek Minum Air Kelapa Setiap Hari? Begini Penjelasannya

Jakarta – Air kelapa tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyimpan beragam manfaat untuk kesehatan. Minuman alami ini bisa membantu menghidrasi tubuh, mengganti elektrolit, hingga menjaga keseimbangan metabolisme.

Mengutip WebMD, air kelapa merupakan cairan bening dari buah kelapa utuh. Meski memiliki rasa manis alami, kandungan gulanya tetap rendah selama tidak diberi tambahan perasa atau pemanis. Dalam satu gelas air kelapa murni terdapat 44 kalori, 404 miligram kalium, 24,3 miligram vitamin C, serta sejumlah mineral lain.

Dengan kandungan tersebut, air kelapa sering dijadikan alternatif alami pengganti minuman elektrolit kemasan. Atlet maupun masyarakat umum banyak memanfaatkannya untuk mengembalikan energi setelah beraktivitas.

Jika diminum setiap hari, air kelapa memberikan beberapa efek positif. Pertama, tubuh tetap terhidrasi dengan baik berkat kandungan elektrolit. Kedua, kalsium dalam air kelapa turut mendukung kesehatan tulang meski jumlahnya tidak sebanyak susu.

Selain itu, air kelapa juga dapat membantu menstabilkan tekanan darah. Mengutip Eating Well, kandungan kaliumnya berperan membuat pembuluh darah lebih rileks dan menekan kadar garam berlebih. Untuk penderita diabetes, konsumsi rutin bisa membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan, meski tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Efek lainnya adalah kesehatan pencernaan yang lebih baik. Air kelapa memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba sehingga dapat membantu meredakan peradangan pada usus. Kandungan antioksidan di dalamnya juga berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Beberapa studi awal menyebutkan air kelapa dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal dengan meningkatkan kadar sitrat dalam urine. Meski temuan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, manfaat tersebut dianggap menjanjikan.

Secara umum, minum air kelapa setiap hari aman dan bermanfaat untuk tubuh. Namun, seperti makanan atau minuman lain, konsumsinya tetap perlu dibatasi sesuai kebutuhan. Bagi yang memiliki kondisi medis tertentu, disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum menjadikannya bagian dari rutinitas harian.

Subscribe to My Newsletter

Subscribe to my weekly newsletter. I don’t send any spam email ever!