Basaria Martha Juliana, Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta, meraih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 kategori Economic Empowerment for Strategic Finance & Business Transformation.
JAKARTA — Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, meraih penghargaan Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 dalam ajang Sraya Nusa 2026. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Economic Empowerment for Strategic Finance & Business Transformation.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari ajang Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 yang memberikan apresiasi kepada perempuan yang dinilai memberikan inspirasi, pengaruh, dan dampak nyata dalam berbagai bidang kehidupan serta pembangunan manusia. Proses penentuan penerima dilakukan melalui kurasi yang mempertimbangkan rekam jejak, kontribusi, pencapaian, pengaruh, serta relevansi kontribusi dengan nilai yang diusung ajang tersebut.
Basaria menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap komitmen Bank Jakarta dalam menghadirkan diversity, equity, and inclusion (DEI), khususnya di industri keuangan.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen dari representasi perempuan khususnya pada posisi strategis di Bank Jakarta,” ujar Basaria sebagaimana dikutip SINDOnews.
Dalam konteks kepemimpinan di Bank Jakarta, Basaria juga terlibat dalam agenda strategis perusahaan. Salah satunya terlihat dari keterlibatannya dalam kerja sama Bank Jakarta dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Agustus 2026. Dalam kerja sama tersebut, Basaria menandatangani nota kesepahaman yang mencakup pemanfaatan layanan dan produk perbankan untuk pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kerja sama tersebut menunjukkan bahwa fungsi keuangan dan strategi dalam industri perbankan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan finansial, tetapi juga dapat terhubung dengan agenda pengembangan ekosistem bisnis dan sumber daya manusia. Bank Jakarta menyebut kolaborasi dengan ITB sebagai langkah awal untuk membangun ekosistem pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, dan pengembangan SDM yang adaptif serta kompetitif.
Sementara itu, Bank Jakarta dalam strategi bisnisnya pada 2026 juga menekankan pertumbuhan yang sehat dan berkualitas di tengah perubahan kondisi industri keuangan. Bank menyatakan pendekatan bisnisnya tidak semata mengejar pertumbuhan agresif, tetapi juga memperhatikan kualitas aset dan keberlanjutan pertumbuhan.
Transformasi menjadi salah satu agenda penting Bank Jakarta dalam menghadapi perubahan industri. Perseroan menyebut sejumlah aspek yang menjadi perhatian, antara lain pengembangan model bisnis, digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, dan pengembangan budaya korporasi.
Bagi Basaria, ruang bagi perempuan untuk menempati posisi strategis menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang inklusif. Ia menyampaikan bahwa Bank Jakarta perlu memberikan ruang bagi figur perempuan untuk tampil sebagai bagian dari inklusivitas sekaligus mendukung proses transformasi dan pertumbuhan berkelanjutan.
Basaria sendiri memiliki pengalaman pada sejumlah posisi strategis di sektor keuangan. SINDOnews mencatat bahwa ia pernah terlibat dalam berbagai proyek strategis, termasuk bidang corporate development and transformation, serta pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Danareksa Holding pada periode 2023–2025.
Penghargaan Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan profesional Basaria di industri keuangan. Di tengah agenda transformasi Bank Jakarta, peran pada bidang keuangan dan strategi menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung arah pengembangan perusahaan.






