Hasan Syahrizal, Direktur PT. Hassan Group Publisher, menerima Indonesia Visionary Leader Awards 2026 atas kiprah kepemimpinannya di bidang penerbitan dan pengembangan pengetahuan.
JAKARTA — Hasan Syahrizal, Direktur PT. Hassan Group Publisher, tercatat sebagai penerima Indonesia Visionary Leader Awards 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap sosok pimpinan yang menjalankan peran dalam pengembangan perusahaan penerbitan sekaligus ekosistem publikasi ilmiah.
PT. Hassan Group Publisher sendiri merupakan penerbit yang menaungi sejumlah publikasi ilmiah. Situs resmi perusahaan mencantumkan alamat operasionalnya di Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kiprah Hasan dalam lingkungan penerbitan juga terlihat dari keterlibatannya dalam sejumlah jurnal yang diterbitkan PT. Hassan Group Publisher. Pada QAZI: Journal of Islamic Studies, misalnya, Hasan Syahrizal tercatat sebagai pimpinan redaksi dengan afiliasi IAI Ar-Risalah Indragiri, Riau.
Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas Hasan tidak hanya berada pada sisi pengelolaan organisasi penerbit, tetapi juga bersentuhan dengan proses pengembangan dan penyebarluasan pengetahuan. Salah satu publikasi yang berada di bawah PT. Hassan Group Publisher adalah QOUBA: Jurnal Pendidikan, yang pada 2026 menerbitkan sejumlah artikel dengan fokus pada isu pendidikan kontemporer.
Hal serupa terlihat pada IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah. Jurnal tersebut diterbitkan oleh PT. Hassan Group Publisher dan memuat kajian mengenai akuntansi, manajemen, ekonomi syariah, serta metodologi penelitian. Hasan Syahrizal tercatat sebagai chief editor pada publikasi tersebut.
Rekam publikasi Hasan juga dapat ditemukan melalui sejumlah karya ilmiah. Garuda Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mencatat Hasan Syahrizal sebagai salah satu penulis dalam publikasi yang diterbitkan PT. Hassan Group Publisher, termasuk penelitian mengenai penerapan kecerdasan buatan dalam pengelolaan zakat.
Di tengah perkembangan industri penerbitan digital, peran penerbit tidak lagi sebatas mencetak dan mendistribusikan karya. Penerbit ilmiah juga menjadi bagian dari rantai produksi pengetahuan, mulai dari pengelolaan naskah, proses editorial dan peer review hingga penyebarluasan hasil penelitian. Pada QAZI, misalnya, sistem publikasi disebut menerapkan proses single-blind review dan menyediakan akses terbuka bagi pembaca.
Dalam konteks tersebut, Indonesia Visionary Leader Awards 2026 menempatkan Hasan Syahrizal dalam sorotan sebagai pimpinan PT. Hassan Group Publisher. Penghargaan ini menjadi bagian dari catatan profesional Hasan di tengah aktivitasnya dalam pengembangan penerbitan dan publikasi ilmiah.
Bagi PT. Hassan Group Publisher, keberadaan berbagai jurnal yang aktif menerbitkan karya ilmiah menunjukkan ruang pengembangan yang tidak hanya berorientasi pada penerbitan, tetapi juga pada penyediaan kanal bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarluaskan gagasan. Salah satu contohnya adalah QOUBA yang pada 2026 telah memasuki volume penerbitan tahun ketiganya.
Dengan demikian, penghargaan yang diterima Hasan Syahrizal hadir bersamaan dengan aktivitas penerbitan yang terus berjalan. Di tengah kebutuhan terhadap akses pengetahuan dan publikasi yang semakin luas, kepemimpinan dalam mengelola institusi penerbitan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem publikasi ilmiah di Indonesia.



