Midiatama Academy Dorong Penguatan Kompetensi K3 di Berbagai Sektor Industri Nasional

Jakarta – Keselamatan dan kesehatan kerja masih menjadi salah satu isu krusial di tengah meningkatnya aktivitas industri dan pembangunan di Indonesia. Kompleksitas risiko kerja di berbagai sektor menuntut perusahaan untuk memastikan bahwa tenaga kerja tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kompetensi keselamatan kerja yang sesuai dengan regulasi.

Dalam konteks tersebut, PT Mitra Dinamis Yang Utama melalui unit usahanya, Midiatama Academy, terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan standar keselamatan dan kesehatan kerja nasional. Berdiri sejak tahun 2015, Midiatama Academy bergerak sebagai Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) yang fokus pada pelatihan, sertifikasi, serta konsultansi K3 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Dipimpin oleh Direktur Utama Muhammad Deny, S.T., M.Eng, Midiatama Academy telah mendampingi berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, manufaktur, energi, migas, hingga sektor jasa. Pendekatan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban regulasi, tetapi juga pada penguatan budaya keselamatan kerja di tingkat operasional.

Dalam operasionalnya, Midiatama Academy menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan sertifikasi K3 yang mengacu pada standar Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Program tersebut mencakup pengembangan kompetensi tenaga ahli, auditor, teknisi, hingga operator di lapangan, termasuk untuk aktivitas kerja dengan tingkat risiko tinggi.

Instruktur memberikan arahan keselamatan kepada peserta dalam pelatihan kerja di ruang terbatas dengan potensi risiko tinggi.

Pelatihan teknis yang diselenggarakan dirancang berbasis praktik dan simulasi kondisi nyata di lapangan. Dengan pendekatan ini, peserta diharapkan mampu memahami potensi bahaya, prosedur kerja aman, serta langkah mitigasi risiko secara komprehensif. Selain sertifikasi berbasis regulasi Kemnaker, Midiatama Academy juga menyelenggarakan sertifikasi kompetensi melalui lembaga yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, sehingga pengakuan kompetensi peserta dapat diterapkan lintas sektor industri.

Kegiatan praktik pengoperasian forklift dalam pelatihan keselamatan kerja untuk operator alat angkat dan angkut.

Dalam mendukung kepatuhan berkelanjutan, perusahaan ini turut menyediakan layanan pendampingan perpanjangan Surat Keterangan Penunjukan serta lisensi K3 bagi tenaga ahli, operator, dan teknisi. Layanan tersebut dilengkapi dengan konsultasi kepatuhan regulasi untuk membantu perusahaan menjaga konsistensi penerapan standar keselamatan kerja.

Pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja untuk meningkatkan kesiapan respons darurat di lingkungan kerja.

Pada level sistem manajemen, Midiatama Academy juga aktif mendampingi perusahaan dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012. Pendampingan ini diarahkan untuk membantu perusahaan membangun sistem kerja yang terstruktur, aman, dan berkelanjutan.

Sejumlah capaian memperkuat posisi Midiatama Academy di industri jasa K3. Perusahaan ini tercatat memiliki penunjukan resmi PJK3 untuk berbagai skema kompetensi, sertifikat merek terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM, serta sertifikasi sistem manajemen mutu, lingkungan, dan keselamatan kerja. Hingga saat ini, lebih dari 89.000 peserta telah mengikuti berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan.

Gambaran program dan skema pelatihan serta sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja yang diselenggarakan oleh Midiatama Academy.

Dengan pengalaman lintas sektor dan pendekatan berbasis kepatuhan serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia, Midiatama Academy terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis industri dalam meningkatkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai profil dan layanan perusahaan dapat diakses melalui situs resmi www.midiatama.co.id.

Subscribe to My Newsletter

Subscribe to my weekly newsletter. I don’t send any spam email ever!