Berlin — Perang Dunia II melahirkan pesawat‑pesawat raksasa yang menjadi simbol ambisi teknologi sekaligus kebutuhan strategis. Berikut lima pesawat terbesar yang tercatat dalam sejarah perang:
- Messerschmitt Me 323 Gigant (Jerman) Pesawat angkut darat terbesar dengan lebar sayap 181 kaki dan kapasitas hingga 100 pasukan bersenjata lengkap beserta kendaraan.
- Boeing B‑29 Superfortress (Amerika Serikat) Bomber besar dengan lebar sayap 141 kaki, digunakan terutama dalam kampanye melawan Jepang, termasuk misi bersejarah di akhir perang.
- Consolidated B‑24 Liberator (Amerika Serikat) Bomber jarak jauh dengan lebar sayap 110 kaki, diproduksi massal lebih dari 18.000 unit, menjadikannya salah satu pesawat paling banyak digunakan.
- Avro Lancaster (Inggris) Bomber strategis dengan lebar sayap 102 kaki, terkenal karena misi “Dambusters” dan kemampuannya membawa bom seberat 22.000 lbs.
- Short Sunderland (Inggris) Pesawat amfibi raksasa dengan lebar sayap 112 kaki, digunakan untuk patroli maritim dan anti‑kapal selam, menjadi tulang punggung RAF Coastal Command.
Kelima pesawat ini menunjukkan bagaimana skala dan kekuatan udara menjadi faktor penentu dalam strategi militer Perang Dunia II. Warisan mereka masih terasa dalam desain pesawat angkut dan bomber modern.


