The Prestige Circle of Excellence 2026 Digelar di Shangri-La Surabaya, Apresiasi Para Pemimpin dan Profesional Berprestasi

World Achievement Association dan Majalah Penghargaan Indonesia menggelar The Prestige Circle of Excellence 2026 di Shangri-La Surabaya untuk mengapresiasi pengusaha, birokrat, eksekutif, profesional, dan pendidik berprestasi.

SURABAYA – Sejumlah pengusaha, birokrat, eksekutif, profesional, pendidik, serta pemimpin dari berbagai bidang berkumpul dalam The Prestige Circle of Excellence 2026 yang berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, di Shangri-La Surabaya.

Kegiatan yang dihadirkan oleh World Achievement Association (WAA) bersama Majalah Penghargaan Indonesia (MPI) tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada individu maupun institusi yang dinilai memiliki pencapaian, kepemimpinan, profesionalisme, serta kontribusi di bidang masing-masing.

GP Rajasa Pranadewa selaku penggagas kegiatan mengatakan, The Prestige Circle of Excellence dirancang dengan konsep yang tidak berhenti pada seremoni penghargaan. Menurutnya, sebuah recognition dapat menjadi bagian dari perjalanan membangun reputasi sekaligus mendorong penerima untuk terus mempertahankan kualitas dan meningkatkan kontribusi.

“Penghargaan bukanlah akhir dari perjalanan. Recognition justru membawa tanggung jawab baru untuk mempertahankan kualitas, meningkatkan kontribusi, dan memberikan inspirasi kepada lebih banyak orang,” ujar GP Rajasa Pranadewa.

Para penerima apresiasi berasal dari latar belakang yang beragam. Mereka antara lain direktur dan pimpinan perusahaan, pengusaha, birokrat, ketua organisasi, tenaga profesional, hingga tokoh pendidikan. Keragaman tersebut menunjukkan bahwa pencapaian dan excellence dapat hadir dari berbagai sektor, profesi, serta bidang pengabdian.

Dalam penyelenggaraannya, WAA dan MPI menerapkan proses seleksi dan kurasi dengan mempertimbangkan sejumlah indikator. Di antaranya rekam jejak, reputasi, kepemimpinan, inovasi, kualitas pelayanan, kontribusi, dampak, serta informasi publik yang relevan.

Proses evaluasi internal dilakukan secara tertutup dan konfidensial. Langkah tersebut ditempuh untuk menjaga independensi, objektivitas, serta profesionalisme dalam proses penilaian terhadap calon penerima apresiasi.

Penyelenggara juga melihat bahwa penghargaan pada era digital memiliki dimensi yang semakin luas. Sebuah pencapaian yang mendapatkan pengakuan dapat berkembang menjadi reputation asset apabila dikomunikasikan secara proporsional dan tetap didukung oleh rekam jejak serta kontribusi nyata.

Karena itu, The Prestige Circle of Excellence 2026 tidak hanya menghadirkan prosesi penyerahan penghargaan. Kehadiran para pemimpin dan profesional dari berbagai sektor juga membuka ruang untuk membangun relasi, bertukar pengalaman, serta melihat peluang kolaborasi baru.

Pemilihan Surabaya sebagai lokasi kegiatan turut memberikan makna tersendiri. Kota tersebut merupakan salah satu pusat perdagangan, industri, pendidikan, dan jasa penting di Indonesia, sekaligus menjadi titik pertemuan strategis bagi pelaku usaha dan profesional, termasuk dari kawasan Indonesia bagian timur.

Malam penghargaan di Shangri-La Surabaya berlangsung dalam suasana elegan dan hangat. Di balik setiap penerima apresiasi terdapat perjalanan yang berbeda, mulai dari membangun perusahaan, memimpin institusi, meningkatkan kualitas pelayanan, mengembangkan sumber daya manusia, hingga memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar.

Melalui The Prestige Circle of Excellence 2026, World Achievement Association dan Majalah Penghargaan Indonesia menyampaikan pesan bahwa prestasi yang dibangun melalui konsistensi layak mendapatkan pengakuan. Namun, nilai sebuah penghargaan tidak berhenti pada piala maupun seremoni, melainkan terlihat dari langkah yang dilakukan penerimanya setelah memperoleh recognition.

Subscribe to My Newsletter

Subscribe to my weekly newsletter. I don’t send any spam email ever!